Friday, June 12, 2015

Renungan Tentang Ibunda

renungan tentang ibunda

Aku mempunyai pasangan hidup...
Aku mempunyai ibu...

Saat senang aku cari pasanganku...
Saat sedih aku cari ibuku...

Saat sukses aku ceritakan pada pasanganku...
Saat gagal aku ceritakan pada ibuku...

Saat bahagia aku peluk erat pasanganku...
Saat sedih aku peluk erat ibuku...

Saat liburan aku bawa pasanganku...
Saat aku BT aku mampir kerumah ibuku...

Saat perayaan hari ibu aku cuma dapat ucapkan "Selamat Hari Ibu"...

Selalu aku ingat pasanganku...
Selalu ibuku yang ingat aku...

Setiap saat aku akan telpon pasanganku...
Kalau lagi ingat aku akan telpon ibuku...

Selalu aku belikan hadiah untuk pasanganku...
Entah kapan aku akan belikan hadiah untuk ibuku...

"Kalau kau sudah habis belajar dan berkerja, bolehkah kau kirim uang untuk ibu? Ibu tidak minta banyak, lima puluh ribu sebulan pun cukuplah."

Berderai air mata jika kita mendengarnya........

Tapi kalau ibu sudah tiada..........
IBU......
AKU RINDU......
AKU RIIINDDUU......
SANGAT RINDUUUUU......

Berapa banyak yang sanggup menyuapkan ibunya....
Berapa banyak yang sanggup melap muntah ibunya.....
Berapa banyak yang sanggup mengganti baju ibunya.....
berapa banyak yang sanggup membersihkan kotoran ibunya.......
Berapa banyak yang sanggup membuang ulat dan membersihkan luka kudis ibunya....
Berapa banyak yang sanggup berhenti bekerja untuk menjaga ibunya....
Dan terakhir, berapa banyak yang mendoakan JENAZAH ibunya......

Jika kamu menyayangi ibumu sebarkanlah tulisan ini kepada sahabat - sahabatmu...

Ingatlah sobat.. Surga selalu di telapak kaki Ibu.. Kapanpun dan dimanapun..

Selamat berakhir pekan.. Salam kriuk untuk ibunda sobat sekalian ya :)

#krupukrambakkriuk 
Renyahnya bikin perut kriuk-kriuk 
PIN : 52A1 123B

No comments:

Post a Comment